Rekam Jejak Layanan Telekomunikasi Berkualitas Di tahun 2016

dtp-headline

Industri teknologi Telekomunikasi merupakan bisnis yang sangat dinamis dan berkembang dengan begitu pesat. DTP sebagai perusahaan yang bergerak pada bidang tersebut terus berupaya melakukan peningkatan secara berkelanjutan dari tahun ke tahun untuk dapat memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi setiap pelanggannya.

DTP melakukan banyak pembaharuan serta pengembangan pada tiga layanan utamanya yaitu Internet, Datacenter dan VSAT di tahun 2016. Seperti apa rekam jejak peningkatan layanan yang telah DTP lakukan? mari kita simak ulasan dari tiap jenis layanan DTP.

Internet

Sebagai usaha untuk menjawab kebutuhan layanan Internet handal bagi masyarakat Indonesia, DTP terus memperluas jaringannya ke berbagai lokasi di kota besar Indonesia. Sejumlah POP (Point Of Presence) baru DTP dibangun di tahun 2016 dalam memenuhi kebutuhan akan Internet cepat dan berkualitas.

Setidaknya tercatat ada empat POP baru yang dibangun dalam rangka meningkatkan penetrasi pasar Internet. Berikut daerah-daerah pilihan DTP yang menjadi lokasi dibangunnya POP:

  • Provinsi Banten

Kota Cilegon, beroperasi pada bulan Februari 2016

  • Jakarta Barat

Kompleks Puri Niaga, Kembangan beroperasi pada bulan April 2016

  • Jakarta Pusat

Cikini, Menteng Raya, beroperasi pada bulan Agustus 2016

  • Jakarta Selatan

Senayan, Kebayoran Baru, beroperasi pada bulan November 2016

Tidak hanya pembangunan POP di negara sendiri, kemajuan layanan Internet di tahun 2016 juga ditandai dengan dibangunnya kerjasama antara DTP dan salah satu perusahaan  Internet Exchange Point (IXP) yang bertempat diluar Indonesia. Yaitu, London Internet Exchange (LINX) dengan membangun POP di ibu kota Inggris tersebut.

Dengan keberadaan POP di London, tentunya dapat meningkatkan performa jaringan ketika mangakses content-content website yang providernya berasal dari negara yang terkenal dengan Big Ben tersebut. Routing control menuju konten tentunya akan lebih fokus sehingga latency atau waktu delay ketika mengakses konten menjadi lebih rendah. Kemudahan ini pastinya sangat membantu para pelanggan yang kebanyakan berasal dari kalangan pebisnis dalam mempersingkat waktu menuju content dari negara Inggris disela-sela banyaknya kesibukan yang dihadapi.

Pengembangan teknologi  Internet yang akan terus berlanjut ini, diharapkan dapat memudahkan pelanggan yang didominasi oleh para pelaku usaha sehingga bisnis dapat berjalan lebih optimal di era yang sudah serba online seperti saat ini.

Datacenter

Kebutuhan fasilitas penyimpanan data terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi di tahun 2016. Menjawab tantangan tersebut, DTP berhasil menghadirkan generasi Datacenter terbaru di tanah air, yaitu GSD Alpha. Sebagai Datacenter premium berstandar Tier III, jaminan keamanan dan keandalan bisa mendukung kemajuan dan kelancaran bisnis dan kinerja para mitra setia DTP.

Penamaan GSD Alpha menyiratkan arti keutamaan, yang pertama dan paling dominan. Tidak mengherankan, Datacenter premium ini dibangun di area seluas 300 m2. Lokasinya sangat strategis yaitu di lantai 1 gedung Cyber, Kuningan, Jakarta Selatan. Infrastrukturnya termasuk raised floor system dengan kapasitas muatan hingga satu ton.

Pelanggan GSD alpha akan dimanjakan dengan konsep dan teknologi unggul Dual Source Feed 2 N+1. Dengan sistem Dual Source Feed ini, setiap rack server GSD alpha dilengkapi dengan dua Power Distribution Unit (PDU), yang masing-masing terhubung langsung dengan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang berbeda. Sehingga, bila salah satu sumber listrik mengalami gangguan, sumber yang lain akan secara otomatis menggantikannya.

Selain itu, tersedia pula generator untuk menjamin setiap perangkat server bisa terus beroperasi dan terkendali. Tak hanya unggul dalam sistem kelistrikannya, keandalan sistem pendingin ruangan juga menjadi salah satu ciri khas GSD alpha. GSD alpha dilengkapi dengan Precision Air Conditioning (PAC) yang mampu mempertahankan suhu dan kelembaban ruangan secara stabil selama 24/7. Sistem pendingin ruangan N+1 memiliki cadangan yang otomatis, yang menjamin suhu selalu terkontrol. Humidity Sensor pun secara cerdas mengontrol tingkat kelembaban ruang untuk menghindari naiknya tingkat kelembaban yang dapat merusak perangkat server.

sistem koneksi didukung main-link via submarine fiber optic yang  terhubung dari Jakarta ke Singapura secara langsung ke multiple upstream kualitas Tier-1. Untuk multiple bandwidth lokal, digunakan Indonesia Internet Xchange (IIX) dan Open Internet Xchange Provider (OIXP). Selain itu, ada pula layanan peralatan jaringan yang redundant, sistem kabel terstruktur, serta pemantauan layanan non-stop yang dilakukan secara proaktif tehadap setiap aktifitas jaringan.

 VSAT

Teknologi Telekomunikasi telah menjadi kebutuhan hingga ke wilayah terpencil sekalipun. Dengan VSAT IDnet, pemerataan jaringan ke seluruh penjuru nusantara kini bukan masalah yang berarti. VSAT IDnet di tahun 2016 mampu memperluas cakupannya sehingga dapat menjadi oase dalam hal koneksi untuk banyak daerah di Indonesia.

DTP berhasil meningkatkan jumlah titik pengadaan antenna VSAT di berbagai daerah nusantara. Pengguna layanan VSAT tersebut sangat beragam, mulai dari sekolah, puskesmas, kantor pementerintah daerah, Balai Latihan Kerja (BLK) hingga instansi swasta.

Banyaknya titik lokasi VSAT IDnet tersebut, memacu DTP untuk melakukan kembali penambahan kapasitas bandwidth. Peningkatan kapasitas bandwidth bertujuan agar dapat memberikan keleluasaan bagi DTP dalam melayani permintaan koneksi Internet bagi pelanggan secara optimal, mengingat begitu besarnya antusiasme kebutuhan VSAT oleh berbagai instansi.

Tidak hanya fokus pada solusi koneksi Internet, di tahun yang sama VSAT IDnet berhasil mengemban amanat untuk melakukan pengadaan BTS (Base Transceiver Station) di daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) yang digagas oleh kementerian Komunikasi dan Informatika (Keminfo). Dalam hal ini, VSAT IDnet memilki peran khusus sebagai transmisi jaringan telepon selular GSM.

Untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan pemerataan jaringan internet di seluruh pelosok nusantara, DTP juga sempat memeriahkan jagad dunia maya dengan melancarkan kampanye Tagar “Yes, Ada Internet!” (#YesAdaInternet). Para pengguna media sosial diundang ikut berpartisipasi mendukung program pemerataan jaringan ke seluruh Indonesia, dengan membubuhkan #YesAdaInternet untuk menyampaikan berbagai saran atau mengusulkan nama daerah yang akan disertakan dalam program tersebut.