Perkenalkan Buantersat di APKASI 2019

apkasi

Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah, sejumlah pemda membentuk wadah bernama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), sejak 2001 Apkasi menggelar acara promosi produk unggulan daerah anggotanya melalui kegiatan pameran Apkasi Otonomi Expo. Pameran Apkasi Otonomi Expo 2019 ini berlangsung dari 3 hingga 5 Juli 2019 yang bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Untuk kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2019 kali ini mengangkat tema “Kemitraan Bisnis untuk Peningkatan Ekonomi Lokal Berkelanjutan” .

APKASI tahun ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir.  Dalam sambutannya, Wiranto meminta daerah-daerah berkolaborasi dengan inovasi untuk memajukan daerah masing-masing.

Wiranto juga menambahkan bahwa pengusaha lokal harus memaksimalkan teknologi internet dan juga e-commerce untuk memasarkan produk-produk mereka ke pasar yang lebih luas bahkan hingga internasional.

Apkasi Otonomi Expo yang sudah memasuki tahun ke-15 ini, beragam komoditi dipromosikan antara lain komoditas produk berupa makanan maupun kerajinan,  promosi investasi serta  ditawarkan juga berbagai sektor dari mulai pertanian, perikanan hingga pertambangan  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

DTP kembali berpartisipasi di acara yang berlangsung selama tiga hari dengan menawarkan produk-produk yang dapat memberikan solusi kebutuhan infrastruktur jaringan informasi dan komunikasi bagi anggota, peserta, dan tamu Apkasi.

Potensi sumber daya di daerah baik berupa barang maupun jasa di lintas sektor sangat berpeluang dalam memenuhi demand pasar dalam dan luar negeri. Hal ini tentu bisa terjadi dengan paduan strategi pemasaran dan infrastruktur teknologi yang mumpuni.

Namun kendalanya, tidak semua daerah dapat memenuhi infratruktur jaringan internet untuk memasarkan potensi mereka. Untuk itu, DTP hadir memberikan solusi dari persoalan yang sering dihadapi pemerintah daerah kabupaten, yang kerap mengalami keterbatasan dalam infrastruktur jaringan internet.

Layanan VSAT IDnet dengan spektrum frekuensi C-band dan BuanterSat dengan frekuensi Ku-band dapat mengatasi masalah jaringan internet di daerah terpencil atau wilayah 3T yakni tertinggal, terdepan dan terluar. Jaringan internet dengan teknologi VSAT Ku-Band ini menggunakan perangkat yang lebih compact  sekaligus menawarkan throughput bandwidth yang besar, untuk satelit yang  digunakan yakni Koreasat 7 dan Measat 3A.

Mereka terkadang bingung apa yang baik bagi daerahnya terutama dalam penyediaan infrastruktur jaringan internet bagi pelayanan kemasyarakatan dan integrasi antar dinas,” jelasnya. Pengalaman DTP dalam memenuhi infrastruktur jaringan internet di wilayah 3T sudah terbukti, karena DTP salah satu mitra kerja BAKTI Kominfo dalam menyediakan akses internet dan BTS blank spot. Selain itu, layanan yang ditawarkan oleh DTP juga sudahmasuk dalam e-catalogue sehingga pilihan untuk layanan DTP semakin terbuka bagi seluruh lembaga pemerintahan di penjuru nusantara.

Namun kendalanya, tidak semua daerah dapat memenuhi infratruktur jaringan internet untuk memasarkan potensi mereka. Untuk itu, DTP hadir memberikan solusi dari persoalan yang sering dihadapi pemerintah daerah kabupaten, yang kerap mengalami keterbatasan dalam infrastruktur jaringan internet.

Layanan VSAT IDnet dengan spektrum frekuensi C-band dan BuanterSat dengan frekuensi Ku-band dapat mengatasi masalah jaringan internet di daerah terpencil atau wilayah 3T yakni tertinggal, terdepan dan terluar. Jaringan internet dengan teknologi VSAT Ku-Band ini menggunakan perangkat yang lebih compact  sekaligus menawarkan throughput bandwidth yang besar, untuk satelit yang  digunakan yakni Koreasat 7 dan Measat 3A.

Umar Dani selaku Sales Manager DTP yang ikut dalam kegiatan APKASI ini menuturkan “Pada kegiatan APKASI kali ini, selain memperkenalkan layanan DTP BuanterSat yang cocok bagi daerah terpencil, juga memberikan solusi bagi kendala yang dihadapi pemda dalam kebutuhan akses internet. Mereka terkadang bingung apa yang baik bagi daerahnya terutama dalam penyediaan infrastruktur jaringan internet bagi pelayanan kemasyarakatan dan integrasi antar dinas,” jelasnya.

Pengalaman DTP dalam memenuhi infrastruktur jaringan internet di wilayah 3T sudah terbukti, karena DTP salah satu mitra kerja BAKTI Kominfo dalam menyediakan akses internet dan BTS blank spot. Selain itu, layanan yang ditawarkan oleh DTP juga sudah masuk dalam e-catalogue sehingga pilihan untuk layanan DTP semakin terbuka bagi seluruh lembaga pemerintahan di penjuru nusantara.(M/A)