Paiton Sebut Service DTP Almost Flawless

paiton

Listrik menjadi katalisator dalam sejarah manusia. Kemunculan listrik juga membentuk peradaban dan teknologi-teknologi yang hadir sesudah. Hadirnya listrik di Indonesia bermula di abad ke-19 saat pemerintahan kolonial Belanda menghadirkan pembangkit tenaga listrik dengan menggunakan generator.

Semenjak itu, perusahaan swasta listrik bermunculan dan kerap berganti kepemilikan mengikuti arus pendudukan kolonial Belanda dan Jepang. Saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, perusahan listrik pun ikut dinasionalisasikan.

Berdasarkan data dari Kementrian ESDM, konsumsi listrik di Indonesia di tahun 2017 mencapai 1.012 KWH. Dengan permintaan pasar yang tinggi dan letak geografis Indonesia yang unik, maka kebutuhan listrik tidak bisa disediakan dari satu sumber saja.

PT Paiton Energy merupakan independent power producer(IPP) atau pengembang listrik swasta pertama dan terbesar di Indonesia yang hadir pada Februari 1994.Memulai aktivitas komersialnya dengan dua pembangkit listrik di bulan Mei dan Juli 1999.

Dan di hari ini, Paiton Energy merupakan operator pembangkit listrik terbesar di Indonesia dengan kapasitas 2.045 megawatt. Paiton Energy menjual seluruh produksi listriknya ke PT PLN untuk konsumsi di rangkaian sirkuit Jawa dan Bali.

Untuk menunjang kinerja dan pengiriman data antara kantor pusat di Jakarta dengan site yang berada di Situbondo, Jawa Timur, Paiton mempercayakan koneksi internetnya dengan menggunakan Buanter Net.

Awalnya nama DTP masih asing, sebab Paiton telah menggunakan provider-provider dengan nama besar. Keputusan untuk beralih ke provider lain muncul setelah manajemen sering kali mengeluh  dengan pelayanan yang buruk dari para penyedia jasa internet sebelumnya.

Roby Amuryadi Siregar selaku Accounting Manager – IT Administrator Paiton Energy mendapat rekomendasi dari rekannya untuk menggunakan DTP. Jaminan mendapat servis yang sama baiknya setelah perpindahan lokasi, membuat Paiton semakin yakin dengan komitmen dari DTP yang peduli dengan konsumennya.

“Saya tidak membesar-besarkan, tapi dari apa yang saya alami, DTP memberikan performance yang luar biasa.  Pendekatan dan after sales dari DTP itu berbeda dengan provider lain.  Setiap saya ada keluhannya, respon (dari tim tehnik) luar biasa. Saya sempat berpikir jangan-jangan kliennya DTP cuma Paiton,” seloroh Roby Siregar.

Roby menambahkan pendekatan yang hangat dan kekeluargaan yang menjadi pembeda DTP dengan provider lainnya. Hal ini membuat klien merasa sangat dihargai. (M/DIT)