Koneksi DTP Dari Perbatasan Untuk Peradaban

untuk-perbatasan

Beberapa kisah leluhur masih lestari hingga saat ini, karena beberapa orang masih bisa menuturkan. Beberapa kisah karena tak tercatat atau tak ada lagi yang menuturkan. Kisah-kisah yang tinggal di dalam ingatan akan terus bersemayam karen terus di ingat atau dituturkan.

Kisah tentang tarian Hudoq yang dilakukan secara serentak di tiap tahunnya bisa terjaga dan meluas penyebarannya di era digital ini dengan catatan, terekam di dunia maya. Dengan pesatnya perkembangan dunia sosial media, festival tari Hudoq di tahun ini berlangsung lebih meriah.

Berbagai rangkaian kegiatan, seperti pentas seni, fashion show, dan sejumlah lomba tradisional berlangsung meriah. Termasuk dukungan DTP untuk Kabupaten Mahakam Ulu pada acara ini, mulai hari pertama hingga akhir terbukti sepanjang Festival Hudoq 2018 lalu lintas jaringan penggunaan wifi gratis ini penuh dipergunakan oleh masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Mahakam Ulu, Kristina Tening mengungkapkan “Kami pada acara Festival Hodoq 2018 sebagai panitia pelaksana dibantu oleh seluruh dinas di pemda kab. Mahakam Ulu. sukses memecahkan rekor MURI dengan 2.000 penari Hudoq dalam Festival Hudoq di lapangan sepak bola Ujoh Bilang”. Ujarnya.

Tening pun menambahkan terima kasih atas partisipasi pihak swasta seperti DTP dalam mendukung kegiatan pariwisata di Kabupaten Mahakam Ulu, “Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada perusahaan DTP atas layanan wifi gratis pada warga masyarakat di acara Festival Hudoq 2018. Semoga kerjasama ini terus berlanjut di tahun mendatang.” Tambahnya.

Ucapan terima kasih atas dukungan DTP untuk penyediaan wifi gratis di acara Festival Hoduq juga disampaikan oleh Ketua DPRD Mahakam Ulu Novita Bulan, disela-sela acara Festival Hudoq 2018.

“Terima kasih pada DTP selama acara ini berlangsung melakukan pelayanan wifi gratis kepada masyarakat, semoga kerjasama ini tidak hanya terhenti di acara ini saja. Namun kegiatan lainnya di Mahakam Ulu. Karena Mahakam Ulu ini memiliki 50 kampung yang memiliki adat dan budaya yang menarik”. Ungkap Novita.

Rangkaian acara ini juga diramaikan oleh aksi penyanyi Indonesia yakni Trie Utama dan live performance Uyau Moris, mereka berkolaborasi dengan menyajikan alunan Sape sebuah alat musik tradisional yang mirip dengan gitar.

Sape alat musik tradisional yang banyak digunakan suku Dayak Kalimantan untuk mengiringi hajatan maupun prosesi acara lainnya, termasuk hajatan Festival Hudoq 2018 ini. Uyau Moris tampil memukau yang mampu menghipnotis lewat kolaborasi Borneo Music Project diantaranya Trie Utami, Uyau Moris dan Chaka Priambudi.

“Acara Festival Hudoq di Mahakam Ulu sangat keren banget karena acara festival ini agak jarang diadakan dengan banyaknya peserta yang hadir disini. Bagi saya sendiri acara ini jadi inspirasi saya untuk berkarya, dari budaya dan masyarakat bisa dijadikan alunan instrumen yang menarik. Apalagi dengan hadirnya Wifi gratis pada acara ini bagimana masyarakat bisa posting ke sosial media mereka, sehingga festival ini dapat diketahui oleh masyarakat luas”. Jelasnya.

Layanan wifi gratis dari DTP ini hasil kerjasama pemerintah daerah Kabupaten Mahakam Ulu, dengan harapan mampu mengangkat potensi pariwisata di daerah tersebut, karena masih banyak potensi budaya, tradisi masyarakat yang menarik dan dapat di eksplorasi.  Sehingga mampu menggerakan perekonomian yang maju bagi masyarakat maupun daerah Mahakam Ulu. (M/A)